Langsung ke konten utama

Postingan

Pelatihan

PELATIHAN BUDIDAYA SIDAT   "TAHTA KHATULISTIWA" Angkatan ke-15 Ikan sidat bisa juga disebut sebagai  ikan masa depan, karena prospeknya yang sangat bagus untuk dibudidayakan. Di tanah air ikan sidat mulai menggeliat dan diminati oleh para petani ikan karena melihat keuntungan yang sangat menggiurkan dan lebih tinggi dibanding komoditi perikanan lainnya. Tidak hanya menjadi primadona pasar lokal, tapi pasar ekspor pun sudah lebih dulu membuka lebar peluangnya untuk bisnis ikan bertubuh licin ini. Siapa pun bisa membesarkan ikan sidat (bukan memijahkan). Tapi dengan satu syarat harus dengan ilmu sidat. Jika masih menggunakan ilmu lainnya, sudah dipastikan akan gulung tikar. Oleh karena itu Kami, Tahta Khatulistiwa Sidat mengajak semua lini masyarakat baik para pensiunan, pengusaha, sarjana, dan orang yang bercita-cita sukses lainnya untuk menjadi pembudidaya sidat mandiri yang sukses. Tahta Khatulistiwa Sidat telah mempersiapkan pelatiha...

Penentu Keberhasilan Budidaya Sidat

Secara umum, keberhasilan budidaya sidat ditentukan oleh tiga hal . yaitu :      Tepat dalam pemilihan benih yang baik      Tepat dalam pemeliharaan      Tepat dalam melakukan pemanenan Jika dalam tiga hal diatas dapat terpenuhi, maka target keberhasilan akan tercapai. Namun jika salah satu saja tidak terpenuhi, maka keberhasilan budidaya sidat tidak akan tercapai. Ciri-ciri bibit yang mutunya buruk antara lain :

Problematika Sidat di Indonesia

Ikan sidat merupakan salah satu ikan yang cukup menggemparkan dunia perikanan hususnya di Indonesia  sejak beberapa tahun terahir ini.  Karena selain harganya yang cukup fantastis, kandungan gizinya yang spektakuler juga kebutuhan pasar hususnya untuk expor yang hingga kini masih sangat kurang. Sehingga jika dilihat dari jauh, terutama dari kacamata usaha atau bisnis, dunia ikan sidat tampak kemilau bagaikan permata yang sangat menggiurkan siapa pun yang memandang. Dan dari sini pula ahirnya memunculkan  banyak spekulan, makelar, pembudidaya dadakan, orang-orang ambisius bahkan penipu dengan memanfaatkan mahalnya harga sidat. Semua pelaku dengan pola yang seperti ini rata-rata didasari oleh satu keinginan yaitu “ ingin cepat kaya “ dengan cara mudah dan dalam waktu yang singkat.

PENGUMUMAN...!!!!!!

Kepada semua relasi Singgasana Sidat, kami memberitahukan bahwa mulai Bulan September 2017 nama "Singgasana Sidat" di rubah menjadi "TAHTA KHATULISTIWA" Untuk perubahan nama ini mohon dimaklumi.  Dan atas atensi dari Anda semua, kami sampaikan terima kasih.

Budidaya Sidat - TV One, Daniel Amrulloh

Budidaya sidat adalah salah satu usaha budidaya yang memiliki prospek bisnis yang tinggi. Jarangnya petani yang membudidayakan serta sangat sedikit yang mampu menghasilkan sidat dengan  kualitas terbaik menjadi salah satu faktor penyebab harga nya yang stabil dan selalu berada di kelas atas. Namun, untuk mendapatkan kualitas sidat dengan grade yang tinggi haruslah dengan cara yang benar, pakan yang sesuai dengan kebutuhan sidat, kualitas lingkungan yang tepat, dan mengenali karakter sidat dalam pemeliharaan.Untuk itu semua bisa dimulai dari belajar dan tentunya harus ada pembimbing yang mumpuni serta berpengalaman dalam praktek budidaya sidat, sehingga ada tempat bertanya/ sharing ketika ada kendala dalam budidaya.

CIRI IKAN SIDAT YANG SEHAT

Dalam kurun waktu terakhir, ikan sidat selalu menjadi topik hangat di masyarakat. Tidak hanya mereka yang sudah lama berkecimpung di dunia perikanan. Tapi banyak juga dari orang - orang yang profesinya jauh dari bidang perikanan budidaya, khususnya budidaya sidat. Budidaya ikan sidat bisa dibilang gampang-gampang susah. Secara umum budidaya sidat serupa dengan budidaya ikan tawar lain, namun ada beberapa tekhnik agar sukses dalam budidaya sidat. Sidat yang Lahap berebut makanan  Faktor  penentu untuk suksesnya budidaya sidat sehingga bisa menghasilkan sidat dengan kualitas terbaik antara lain tekhnik budidaya yang tepat, pakan yang terjamin dan sesuai dengan kebutuhan sidat, perilaku terhadap sidat, kualitas air, oksigen yang cukup, dan bibit sidat yang didapat dengan cara yang benar. Jika syarat tersebut terpenuhi maka akan didapat hasil sidat yang sehat. Sehingga dengan demikian harga sidat pun akan mengikuti kualitasnya. Ciri- ciri sidat yang sehat Berikut ...

BUDIDAYA SIDAT DI SINGGASANA SIDAT (LIPUTAN SCTV)

Liputan SCTV di Singgasana Sidat Banyuwangi tentang Budidaya ikan sidat dan olahan Pelasan uling (Pepes Sidat).

PENYEBAB KEGAGALAN DALAM BUDIDAYA SIDAT

Sudah ribuan orang yang mencoba budidaya sidat tetapi yang bisa panen dalam waktu yang tepat dan singkat serta mutu yang layak untuk domestik dan internasional bisa dihitung dengan jari. Hal ini disebabkan oleh : Pemilihan benih yang tidak tepat Mengingat sidat masih belum bisa dibudidayakan tapi masih tangkapan alam, banyak nelayan yang mencari benih dengan cara sembarangan. antara lain, disetrum, diputas, dipancing, atau cara-cara lain yang tidak layak. Padahal seharusnya sidat hanya boleh ditangkap dengan cara memasang bubu, jaring, atau alat-alat lain yang tidak melukai, tidak meracuni, atau merusak unsur tubuh bibit sidat. Bisa juga benih kita dapat dari hasil budidaya yang salah dari orang lain. Sehingga bibit sidat menjadi kerdil karena kesalahan dalam pemeliharaan atau pakan yang tidak tepat di tangan orang lain. Pemeliharaan yang salah

Budidaya Sidat Peluang Bisnis yang Besar - Buyer dan Wartawan Asing ke Singgasana Sidat

Bisnis yang benar dan aman adalah bisnis yang berorientasi pasar. Untuk mengamankan produk yang kami miliki maka penetrasi pasar terus kami upayakan. Dan tampaknya target itu mulai menampakkan titik terang, dengan banyaknya buyer dan wartawan asing yang datang. Beberapa relasi asing yang datang menunjukkan sikap yang positif terhadap Singgasana Sidat bahkan diatara mereka meminta untuk bermitra. Dengan adanya tanggapan positif dari berbagai pihak, khususnya luar negri. Maka membuka pleuang untuk lebih memajukan sidat di Indonesia dengan kualitas yang baik. Wartawan Jepang yang Datang ke Singgasana Sidat  Wawancara P. Daniel Am. dengan wartawan Jepang, Mr. Wakio  Foto bersama Mr. Lee (Pengusaha asal Korea Selatan)

Budidaya Sidat di Singgasana Sidat (Liputan Trans 7)

Foto Liputan oleh Trans 7

Proses liputan Budidaya, panen sidat, dan pembuatan pelasan uling (pepes sidat) oleh Trans 7 di Singgasana Sidat. Dipandu oleh presenter Roland Lagonda dan cameraman Hendra Kaswara. Liputan oleh Trans 7

Lihat Keseruan Sidat saat Makan Siang

Salah satu ciri sidat yang sehat adalah makannya yang lahap. Selain itu tubuh sidat halus dan licin, badan lebih besar daripada kepala, daging tidak alot dan tidak berbau tanah saat dikonsumsi.

Pepes Unagi ala Banyuwangi (Net TV - Indonesia Morning Show)

"Pelasan Uling"  masakan khas Banyuwangi ala Singgasana Sidat selalu menjadi menu favorit para pengunjung yang mampir ke tempat kami. Ini adalah liputan oleh Net TV dalam acara Indonesia Morning Show. dalam video ini dapat dilihat cara pemanenan sidat, proses pengemasan pasca panen, sampai olahan sidat yang menggoyang lidah. selamat menonton.

SIKLUS HIDUP SIDAT DAN HABITATNYA

siklus hidup sidat Ikan sidat merupakan ikan yang tumbuh dewasa di perairan tawar dan saat dewasa (matang gonad) akan kembali ke laut untuk memijah. Siklus hidup ikan sidat dimulai dari sidat dewasa yang dikenal dengan silver eel yang memijah di laut dalam. Temperatur optimum untuk memijah adalah 20° C dan salinitas tinggi. Telur yang dihasilkan sebanyak 3 juta telur per kilogram sidat betinanya. Telur-telur sidat menetas sekitar 24 jam menjadi larva kecil berukuran 5 mm. Kemudian berangsur-angsur menjadi larva (leptocephalus) berbentuk seperti daun yang transparan. Larva ini terus hanyut terbawa arus. Tahapan selanjutnya setelah larva mengalami metamorfosis adalah stadia glass eel . Pada tahapan ini   sidat kecil sudah menyerupai sidat secara utuh namun masih belum ada pigmentasi pada tubuhnya sehingga bening seperti kaca. . Glass eel ber r uaya secara aktif kearah perairan yang memiliki salinitas rendah. Pada saat inilah sidat secara bertahap mengalami pigmentasi pada tubuh...

Nikmatnya Pelasan Uling, Unagi Khas Banyuwangi

BANYUWANGI, KOMPAS.com  - Menikmati unagi tidak harus jauh-jauh ke Jepang. Anda bisa menikmatinya di Banyuwangi, Jawa Timur. Unagi merupakan masakan Jepang yang sudah dikonsumsi mulai abad 7 sebagai makanan yang kaya protein, kalsium, vitamin A dan E yang berbahan dari Ikan Sidat. Mutiara Ulya pemilik Galeri Singgasana Sidat Banyuwangi kepada Kompas.com,  Kamis (6/2/2014) mengatakan Ikan Sidat juga populer di Korea. "Masakan berbahan dasar Sidat dianggap sebagai sumber daya tahan untuk laki-laki. Selain itu Sidat mempunyai kandungan gizi 25 kali lebih banyak dibandingkan susu, 2 kali ikan Salmon serta memiliki omega tinggi. Ibu hamil juga bagus mengkonsumsinya karena akan menambah kecerdasan otak bayi dan membuat daya tahan tubuh meningkat," jelasnya.

MENIKMATI HIDUP, TIDAK HARUS KE TEMPAT MAHAL

Untuk mengusir segala kepenatan, tidak perlu jauh-jauh pergi ke tempat rekreasi yang berharga mahal. Cukup di atas kolam sambil memberi makan ikan. Kolam ini dibangun selain sebagai lahan usaha budidaya ikan juga memang didesain untuk tempat rehat bagi keluarga dan relasi. Balai Pertemuan di atas kolam kolam pembesaran sidat

SELAYANG PANDANG TENTANG SIDAT

1) Sidat dan Belut, Serupa tapi Tak Sama Sidat dan belut sepintas memang sangat mirip, namun keduanya adalah jenis ikan yang berbeda. Berikut adalah klasifikasi sidat dan belut : Tabel 1. Klasifikasi Sidat dan Belut Nama Ikan Phylum Kelas Subkelas Ordo Famili Belut Vertebrata Pisces Teleostei Synbranchoidae synbranchidae Sidat Vertebrata Pisces Teleostei Apodes Anguillidae              Sumber : Sarwono (1999:18) ikan sidat foto by: singgasana sidat     Dari klasifikasi di atas maka dapat disimpulkan sidat dan belut adalah jenis yang berbeda. Dilihat dari segi morfologi, belut tidak memiliki sirip dada, sirip punggung dan sirip dubur serta belut juga tidak mempunyai sisik. Berbeda dengan belut, Sidat memiliki sirip dada, sirip punggung, sirip dubur, dan sisik-sisik kecil di tubuhnya. Penyebaran ikan sidat sangatlah lua...

SIDAT YANG BEREBUT MAKANAN